I. PENGERTIAN REKLAME:
Secara etimologis kata reklame berasal dari bahasa Spanyol,dari kata "Reclomos", Re artinya kembali / berulang, Clomos artinya panggilan atau seruan, Jadi reklame berarti panggilan/seruan yang berulang-ulang atau kembali diserukan
Secara umum reklame diartikan sebagai media propaganda yang berfungsi untuk memperkenalkan dan menawarkan barang dagangan atau jasa agar dikenal oleh masyarakat.
Secara luas reklame diartikan sebagai suatu karya seni rupa yang
bertujuan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan atau menawarkan produk (sesuatu berupa barang atau jasa) kepada konsumen dengan cara yang menarik sehingga konsumen ingin memiliki, menggunakan atau membelinya.
II. Pengertian Reklame Menurut Para Ahli
Sumber :
http://loliloliloput.blogspot.com/2013/09/seni-pengertian-reklame-iklan-embalase.html, diakses tanggal 07 Juli 2019
Secara etimologis kata reklame berasal dari bahasa Spanyol,dari kata "Reclomos", Re artinya kembali / berulang, Clomos artinya panggilan atau seruan, Jadi reklame berarti panggilan/seruan yang berulang-ulang atau kembali diserukan
Secara umum reklame diartikan sebagai media propaganda yang berfungsi untuk memperkenalkan dan menawarkan barang dagangan atau jasa agar dikenal oleh masyarakat.
Secara luas reklame diartikan sebagai suatu karya seni rupa yang
![]() |
https://sinergimedia.co.id/ |
bertujuan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan atau menawarkan produk (sesuatu berupa barang atau jasa) kepada konsumen dengan cara yang menarik sehingga konsumen ingin memiliki, menggunakan atau membelinya.
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia reklame adalah pemberitahuan kepada
umum tentang barang dagangan, dengan pujian atau gambar dan sebagainya,
dengan tujuan agar dagangan tersebut lebih laku. Pengertian reklame menurut
Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 tentang Tata Cara Perizinan Reklame
menyatakan bahwa, reklame adalah benda, alat, perbuatan atau media yang
menurut bentuk dan corak ragamnya untuk tujuan komersial, dipergunakan untuk
memperkenalkan, menganjurkan atau memujikan suatu barang, jasa atau orang,
ataupun untuk menarik perhatian umum kepada suatu barang, jasa atau orang
yang ditempatkan atau dapat dilihat, dibaca, dan/atau didengar dari suatu tempat
oleh umum kecuali yang dilakukan oleh pemerintahan.
II. Pengertian Reklame Menurut Para Ahli
- Menurut Barata (1988: 210), reklame adalah kegiatan yang bertujuan memberikan informasi atau memberikan suatu ide, barang atau jasa, dengan maksud untuk menarik perhatian orang-orang terhadap ide, barang atau jasa yang diinformasikan tersebut.
- Menurut Panji (1990: 120) reklame adalah setiap kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan suatu barang atau jasa atau hal lainnya dengan maksud untuk menarik perhatian khalayak ramai.
- Menurut W.H van Baarle dan F.E Holannder, reklame adalah suatu kekuatan yang menarik yang ditujukan kepada kelompok tertentu untuk membelinya, hal ini dilaksanakan oleh produsen atau pedagang agar dengan demikian dapat dipengaruhi penjual barang-barang atau jasa dengan cara yang menguntungkan dirinya sendiri.
- Sementara menurut Berhouwer menjelaskan bahwa reklame merupakan setia pernyataan yang secara sadar ditujukan kepada publik dalam bentuk apapun juga yang dilakukan oleh seorang peserta lalu lintas perdanganan, yang diarahkan kearah sasaran memperbesar penjualan barang-barang atau jasa yang dimasukkan, oleh pihak yang berkepentingan dalam perniagaan.
Perbedaan Reklame dan Iklan
Iklan pada umumnya berupa kalimat yang cukup panjang, bahkan bisa juga dalam bentuk sebuah artikel.
Sedangkan reklame hanya berupa kalimat singkat yang disertai dengan gambar yang mencolok.
Persamaan Reklame Dan Iklan
Reklame dan iklan memiliki fungsi dan tujunnya yang hampir sama. Umumnya iklan lebih banyak dipasang pada media cetak seperti koran dan majalah dan media elektronik seperti televisi, radio, film, internet.
Reklame pada umumnya dipasang dengan menggunakan papan, spanduk, poster, leaflet, baliho, papan nama, brosur, dan tempat-tempat terbuka atau umum seperti di pinggir jalan, toko, mall dan sebagainya.
Iklan pada umumnya berupa kalimat yang cukup panjang, bahkan bisa juga dalam bentuk sebuah artikel.
Sedangkan reklame hanya berupa kalimat singkat yang disertai dengan gambar yang mencolok.
Persamaan Reklame Dan Iklan
Reklame dan iklan memiliki fungsi dan tujunnya yang hampir sama. Umumnya iklan lebih banyak dipasang pada media cetak seperti koran dan majalah dan media elektronik seperti televisi, radio, film, internet.
Reklame pada umumnya dipasang dengan menggunakan papan, spanduk, poster, leaflet, baliho, papan nama, brosur, dan tempat-tempat terbuka atau umum seperti di pinggir jalan, toko, mall dan sebagainya.
II. SEJARAH REKLAME
Secara umum reklame dibuat untuk memberikan informasi yang menarik dan mengajak khalayak untuk mengikuti apa yang sudah diinformasikan pada reklame tersebut. Sedangkan berdasarkan pengadaannya, reklame terbagi menjadi dua, yaitu reklame komersial dan non komersial, yang keduanya memiliki tujuan sebagai berikut:
- 1950-an : Pada masa ini perusahaan-perusahaan di Indonesia telah mengenal penggunaan logogram dan juga logotype. Meskipun jamu Jakula tidak memiliki logogram dan merk “Jakula” sendiri pun ditampilkan dalam tipografi yang terlalu umum, namun PT. Tenaga Tani Farma yang merupakan produsen Jakula telah mencantumkan logonya pada kemasan logo tersebut.
- 1970-an : berbagai perusahaan multinasional merambah ke dalam negeri seperti Coca-Cola dari Amerika, Toyota, Mitsubishi dan Fuji Film dari Jepang dan Singapore Airline dari Singapura. Hal ini dapat mempunyai pengaruh pada produk dalam negeri Indonesia, apalagi bila produk tersebut cukup terkenal dan mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Pengaruh yang dapat kita lihat misalnya peniruan logotype “C” pada Coca-Cola pada kerupuk Cakra (lihat kategori “merk yang lain”). Akan tetapi hal ini masih belum dapat dibuktikan relevansinya dengan Jamu Jakula karena kami belum menemukan data apakah ada juga produk serupa yang diimpor dari luar negeri.
- Pada masa 1970-an pula bahasa Inggris dianggap sebagai bahasa penting yang cukup bergengsi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya lowongan pekerjaan pada masa tersebut yang menuntut penguasaan bahsa Inggris, meskipun hanya untuk posisi juru uang atau piñata buku. Pengaruh hal ini dapat terlihat dari tulisan “SPECIAL” pada kemasan Jamu Jakula. Hal ini bisa jadi dimaksudkan untuk menyerukan bahwa ini adalah sebuah produk yang penting dan berkualitas.
Secara umum reklame dibuat untuk memberikan informasi yang menarik dan mengajak khalayak untuk mengikuti apa yang sudah diinformasikan pada reklame tersebut. Sedangkan berdasarkan pengadaannya, reklame terbagi menjadi dua, yaitu reklame komersial dan non komersial, yang keduanya memiliki tujuan sebagai berikut:
- Reklame Komersial
- Reklame Non Komersial
IV. FUNGSI REKLAME
Menurut Barata (1988: 214-215) , iklan memiliki beberapa peranan atau fungsi sebagai berikut;
Menurut Barata (1988: 214-215) , iklan memiliki beberapa peranan atau fungsi sebagai berikut;
- Memberikan informasi kepada khalayak atau konsumen tentang perusahaan, produk atau barang maupun jasa.
- Mempengaruhi atau membujuk khalayak atau konsumen sehingga mereka ingin melakukan pembelian.
- Menciptakan kesan tertentu tentang jasa atau barang yang direklamekan.
- Memberikan kepuasan tertentu sesuai dengan keinginan konsumen.
- Merupakan alat komunikasi antara penjual dengan calon pembeli atau konsumen
V. SYARAT REKLAME
Reklame mempunyai beberapa syarat sebagai berikut;
1. Infomasi yang disampaikan jujur, informasi produk atau lainnya harus benar dan dapat dibuktikan
2. Kalimat yang digunakan dalam reklame harus jelas, singkat dan jelas sehingga mudah diingat dan dimengerti
3. Warna yang digunakan harus menarik, menyolok atau kontras sehingga mengundang perhatian.
Reklame mempunyai beberapa syarat sebagai berikut;
1. Infomasi yang disampaikan jujur, informasi produk atau lainnya harus benar dan dapat dibuktikan
2. Kalimat yang digunakan dalam reklame harus jelas, singkat dan jelas sehingga mudah diingat dan dimengerti
3. Warna yang digunakan harus menarik, menyolok atau kontras sehingga mengundang perhatian.
4. Dilakukan berulang-ulang dengan harapan konsumen mau membeli barang tersebut atau semakin banyak masyarakat selalu waspada terhadap himbauan yang diberikan.
Sumber :
https://mgmpseni.wordpress.com/materi-belajar/seni-rupa/semester-1/kelas-ix/seni-reklame/, diakses tanggal 07 Juli 2019
http://www.sumberpengertian.id/pengertian-reklame/, diakses tanggal 07 Juli 2019
https://info.naminakiky.com/2018/01/pengertian-reklame-definisi-jenis.html, diakses tanggal 07 Juli 2019
https://mediareklame76.blogspot.com/2012/07/sejarah-dan-arti-reklame-atau.html, diakses tanggal 07 Juli 2019
http://www.sumberpengertian.id/pengertian-reklame/, diakses tanggal 07 Juli 2019
https://info.naminakiky.com/2018/01/pengertian-reklame-definisi-jenis.html, diakses tanggal 07 Juli 2019
https://mediareklame76.blogspot.com/2012/07/sejarah-dan-arti-reklame-atau.html, diakses tanggal 07 Juli 2019
nice artikel
ReplyDelete