Dalam seni rupa, warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda.
A. Warna Menurut Para Ahli
1) Teori Sir Isaac Newton
Newton melakukan percobaan dan menyimpulkan, apabila dilakukan pemecahan warna spektrum dari sinar matahari, akan ditemukan warna- warna yang beraneka ragam yang terdiri dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu. Warna-warna tersebut dapat kita lihat pada pelangi
2. Teori Brewster (1831)
adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam menjadi 4 kelompok warna yaitu : warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral.
Warna primer : merupakan warna dasar yang tidak merupakan campuran dari warna-warna lain. Warna yang termasuk dalam golongan warna primer adalah merah, biru, dan kuning.
Warna sekunder : Merupakan hasil pencampuran warna-warna primer dengan proporsi 1:1.
Warna Tersier : Merupakan campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder
3. Teori Albert Munsell
Pada tahun 1858, Munsell menyelidiki warna dengan standar warna untuk aspek fisik dan psikis. Munsell mengatakan warna pokok terdiri dari merah, kuning, hijau, biru dan jingga. Warna sekunder terdiri terdiri dari warna jingga, hijau muda, hijau muda, hijau tua, biru tua dan nila.
Warna memiliki peranan penting bagi manusia sebagai :
a) Elemen estetika
b) Representasi dari alam
c) Alat/sarana/media alat komunikasi (fungsi representasi)
b) Representasi dari alam
c) Alat/sarana/media alat komunikasi (fungsi representasi)
Sistem Warna Munsel
Menurut Louis Prang (1876) atau yang sering dikenal Prang Color Wheel, warna dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Hue, istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti kuning, merah , hijau, dan sebagainya. Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Terakhir adalah Intensity, seringkali disebut chroma, dimana dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya suatu warna. Teori Prang saat ini yang paling banyak digunakan dalam industry kreatif baik untuk cetak maupun digital, dikarenakan penyederhanaan pengelompokan warna yang mudah dipahami dan diterapkan didalam industri tersebut. Teori Prang merupakan teori paling popular yang digunakan dikarenakan sistem warna Prang adalah sistem yang bisa diterapkan pertama kali untuk mereproduksi warna cetakan.

Karakteristik Warna :
- Warna hangat : Merah, kuning, coklat, jingga. Dalam lingkaran warna terletak warna warna yang berada dari merah ke kuning.
- Warna sejuk : Dalam lingkaran warna terletak dari hijau ke ungu melalui biru.
- Warna tegas : Warna biru, merah, kuning, putih, hitam.
- Warna tua atau gelap : Warna-warna tua yang mendekati warna hitam (coklat tua, biru tua, dan sebagainya)
- Warna muda atau terang : Warna-warna yang mendekati warna putih.
Bersambung ke JENIS-JENIS WARNA
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Warna, diakses tanggal 14 Agustus 2016
http://word-desain.blogspot.co.id/2016/08/teori-warna-dan-konsep-warna-menurut.html, 14 Agustus 2016
http://edupaint.com/warna/roda-warna/505-read-110620-teori-warna-dan-ahlinya.html, diakses 14 Agustus 2016
https://serupatigabdg.wordpress.com/2011/10/16/wawasan-seni/wrna-newton-2/, diakses 14 Agustus 2016
https://anak-lingkungan.blogspot.co.id/2015/04/warna.html, diakses 14 Agustus 2016
http://nugrahaheru.com/teori-warna/, diakses 14 Agustus 2016
http://www.blogernas.com/2016/07/warna-split-triad-dan-tetrad.html, diakses 14 Agustus 2016
http://ab26dul.blogspot.co.id/2014_12_01_archive.html, diakses 14 Agustus 2016
https://www.kajianpustaka.com/2020/10/warna-definisi-unsur-jenis-dan-psikologi.html, diakses tanggal 04 Maret 2024
0 Comments:
Post a Comment